Kisah Nabi Sulaiman Membelah Bayi Menjadi Dua

By | February 25, 2022

 

Sebagaimana yang kita ketahui nabi merupakan sosok yang diutus Allah Subhanahu Wa Ta’ala membawa ajaran untuk kebaikan umat manusia, menjadi pemimpin dan menentramkan hidup kita semua, namun apa jadinya Jika seorang nabi melakukan tindakan yang mengerikan?

ya itu dilakukan oleh Nabi Sulaiman Alaihissalam… ia hendak membelah bayi menjadi dua!

lantas Mengapa Nabi Sulaiman tega? siapa yang hendak dibelah oleh Nabi Sulaiman? Bagaimana tanggapan sang ibu yang hendak dibelah anaknya? agar kamu tidak penasaran tonton video ini hingga akhir agar tidak sulah faham ya…

Hai kisah dimana Nabi Sulaiman hendak membela bayi bermula ketika ayahnya yakni Nabi Daud memimpin kaum Bani Israil, Nabi Daud Alaihissalam diangkat sebagai seorang raja setelah mampu memenangkan perang talud dan jalut atas kemenangan itulah Nabi Daud dikenal sebagai seorang pemimpin yang cerdas dan penuh keberanian.. kemenangan Nabi Daud dari perang talud dan jalut bermula ketika ia menjadi salah satu prajurit dalam pasukan perang, pasukan thalut memang mempunyai keberanian yang tinggi serta siasat perang dan ilmu pengetahuan yang luas Hal inilah yang dicerminkan oleh Nabi Daud, keberanian Nabi Daud tidak terlepas dari memohon pertolongan dari allah subhanahuwata’ala, selama peperangan berlangsung Nabi Daud menghadapi Jalut dan membunuhnya.. perlahan tapi pasti jumlah pasukan Jalut semakin berkurang pasukan yang tersisa itu makin lemah dan mulai menderita kekalahan kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengangkat Daud menjadi seorang nabi dan memberikan hikmah kerajaan yang kuat, setelah usaha keras yang dilakukan Nabi Daud beserta pasukan thalut lainnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga memberikan Nabi Daud anugerah berupa ketaatan beribadah dan ilmu pengetahuan yang luas, di sini Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan sifat awal kepada Nabi Daud yaitu seseorang yang mempunyai kesempurnaan pengetahuan tentang Allah Subhanahu Wa Ta’ala,

hal ini sebagaimana dijelaskan dalam al-qur’an Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan dan ingatlah hamba kami Daud yang mempunyai kekuatan” Quran surah Shad ayat 17.

Setelah menjadi pemimpin Nabi Daud dikaruniai anak yakni Nabi Sulaiman Alaihi salam, Nabi Daud memang dikenal sebagai pemimpin yang cerdas dan kuat namun ada masa Dimana Nabi Daud tidak bisa menyelesaikan persoalan yang dialami oleh kaumnya, hingga persoalan itu diambil alih oleh anaknya Nabi Sulaiman namun tidak disangka Nabi Sulaiman hendak menyelesaikan masalah tersebut dengan melakukan hal yang mengerikan.. penasaran kan?

Suatu hari dua orang ibu pergi ke Padang rumput masing2 membawa bayi mereka Kedua bayi diletakkan di sebuah batu besar sedangkan para ibu mengurus ladang Mereka seorang ibu yang lebih muda memiliki firasat aneh akan keselamatan sang bayi jika ditinggal begitu saja. benar saja.. ternyata ada seekor Serigala tiba-tiba muncul dan menerkam salah satu anak kedua Ibu tersebut, para ibu pun bersedih karena hanya ada satu bayi yang selamat, maka keduanya pun saling berebut..ibu yang usianya lebih tua pun merasa bayinya yang selamat, keduanya bertengkar dan berselisih sehingga mereka pun bermaksud membawa permasalahan bayi tersebut kehadapan raja agar dapat diadili dan di ungkap kebenarannya.. Nabi Daud yang memimpin kerajaan Bani isra’il lalu kemudian memanggil dua Ibu tersebut menghadapnya dan menceritakan kisah mereka di hadapan Nabi Daud, keduanya pun saling mengklaim sang bayi.. karena merrasa sama-sama bayi nya yang selamat Nabi Daud pun mencoba memberi peringatan kepada para ibu agar salah satu dari mereka mengalah dan berkata jujur namun keduanya bersikeras, karena masing-masing mau memiliki bayi yang selamat itu, itu adalah Bayiku.. seorang ibu selalu tahu dan mengenal bayinya ujar perempuan muda.. kesulitan menangani dua ibu yang keras kepala tersebut sementara tak ada yang mengetahui bayi siapa gerangan yang selamat sang wanita tua pun menceritakan kisah dengan sangat rinci dengan air mata berderai.. merasa iba hampir saja Nabi Daud memutuskan sang ibu tua lah yang berhak atas bayi tersebut, Nabi Daud pun berharap agar Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan memberikan Anugerah kembali kepada sang Ibu mudah karena masih mampu dan berkesempatan mengandung janin dari rahimnya ..

disaat Nabi Daud galau Menentukan kebijakan, siapa ibu yang berhak memiliki bayi yang selamat itu Nabi Sulaiman Sang putra mahkota mengambil alih permasalahan tersebut..

Apakah ini yang membuat Nabi Sulaiman membelah dua bayi? sebagai putra mahkota Nabi Sulaiman memang selalu mendampingi ayahnya.. Nabi Sulaiman lah yang menyelesaikan masalah tersebut.. betapa kagetnya ..hadirin persidangan termasuk dua Ibu tersebut ketika nabi Sulaiman justru meminta sebilah pedang, ambilkan aku pedang untuk membelah dua bayi ini untuk kalian berdua. ujar nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman pun meletakkan sang bayi di atas meja dan bersiap dengan gaya pedang yang akan membelah sang bayi menjadi dua belah sama rata. seluruh hadirin Tak habis pikir Bagaimana mungkin seorang pria waras keturunan Raja dapat membunuh Sang bayi? sontak sang ibu muda berteriak: tidak .. jangan..  Tolong jangan lakukan itu kau akan membunuhnya. Oh rajaku berikan saja Bayi itu padanya. teriak sang ibu dengan deraian air mata. ternyata Nabi Sulaiman hanya berpura-pura ingin belah bayi tersebut.. tentu saja ia tidak akan membelah sang bayi yang berarti akan membunuhnya.

Nabi Sulaiman pun memberikan sang bayi kepada sang ibu muda yang lebih rela memberikan sang bayi kepada Ibu lain asalkan Anaknya dapat hidup. naluri seorang ibu yang diuji Nabi Sulaiman kepada dua Ibu. perkara tersebut hasilnya sang ibu tua Hanya berdiam diri dan setuju untuk membelah bayi mendapati keputusan Nabi Sulaiman sang ibu muda tersenyum gembira.. para hadirin yang terdiri atas pengawal istana pun ikut girang dengan cara calon Raja mereka dalam memutuskan perkara, sedangkan ibu tua yang iri dan dengki dijatuhi hukuman karena telah berdusta dan mengakui bayi orang lain. melihat kebijaksanaan puteranya Nabi Daud pun bangga terhadap Nabi Sulaiman, Nabi Daud merasa puas dengan keputusan yang diambil sang pewaris tahtanya.. Sulaiman kau benar hebat! Puji sang ayah ternyata sebelum keputusan membelah dua bayi nabi Sulaiman meminta Anugerah kebijaksanaan dari Allah subhanahuwata’ala beberapa hari sebelum perkara 2 Ibu tersebut,nabi Sulaiman diresahkan dengan pergantian kekuasaan kerajaan Israel di Yerusalem ayahnya Nabi Daud telah berusia rendah namun dia merasa tak mampu menjadi seorang raja adil dan bijaksana sebagaimana sang ayah suatu malam nabi Sulaiman bermimpi bertemu dengan Allah subhanahuwata’ala yang berkata Mintalah apapun yang kau harapkan dariku dan aku akan memberikannya untukmu..

bagi Kebanyakan orang mukmin akan meminta kesehatan dan umur panjang atau kekayaan dan kekuasaan namun nabi sulaiman tak mengharapkan semua itu saya masih sangat mudah Tuhan saya tidak tahu bagaimana cara menjadi raja yang baik sebagaimana ayah saya daud, saya meminta satu hal mohon beri saya sebuah hati yang dipenuhi kebijaksanaan Tolonglah saya untuk dapat melihat mana yang benar dan salah membedakan antara yang baik dan buruk.. Pinta nabi Sulaiman.

kebijaksanaan diberikan kepada Nabi Sulaiman bahkan takkan ada raja yang akan datang sebijak dan seagung Nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman juga dianugrahi umur panjang, kekayaan dan kekuasaan.

Hai sahabat Treinews, Nabi Sulaiman yang hendak membela dua bayi memang tindakan yang mengerikan, Namun ternyata ada kebijaksanaan dibalik itu semua Inilah contoh pemimpin yang baik mampu menyelesaikan berbagai persoalan..

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.